468x60 Ads

Media Komunikasi Antara Pendidik dan Wali Peserta Didik Dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Hasil Pendidikan dan Menampung Seluruh Aspirasi Masyarakat Pendidikan di SD Negeri Simokerto 7 Surabaya
Tampilkan postingan dengan label Kebijakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebijakan. Tampilkan semua postingan

Pendataan Online Sekolah

0 komentar
( Media komunikasi antar warga SDN Simokerto 7 Surabaya kali ini menyajikan informasi terkait dengan Pendataan Online Sekolah ; Memberikan deskripsi salah satu pelaksanaan pendidikan berkarakter melalui Pendataan Online Sekolah yang merupakan bentuk implementasi dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di samping berita terkait media pembelajaran yang digunakan dan makalah-makalah pendidikan. Pendataan Online Sekolah di SDN Simokerto 7 Surabaya menerima saran dan kritik dari seluruh warga sekolah ).

Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan Kota Surabaya kembali mengeluarkan kebijakan baru berkenaan dengan pendataan sekolah secara online yang bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat pada kebutuhan pendidikan bagi anak usia sekolah dan transparansi lembaga pendidikan. Dalam hal ini SDN Simokerto 7 Surabaya kembali memperoleh tautan secara online untuk dapat diakses oleh masyarakat, khususnya bagi mereka yang ingin mengetahui profil, program unggulan dan prestasi di SDN Simokerto 7 Surabaya.
Untuk itu, kembali kami himbau, bahwa pendataan ini merupakan sebuah program untuk menunjang dan mengontrol peningkatan mutu pendidikan ke depan, para warga sekolah diharap untuk lebih rajin lagi mengakses internet untuk mendapatkan informasi detil tentang pendidikan yang sedang berlangsung melalui tautan di bawah ini :
SDN Simokerto 7 Surabaya.
Salam sukses. Terima kasih.

Kegiatan Remidi-Pengayaan Kelas VI

0 komentar
( Media komunikasi antar warga SDN Simokerto 7 Surabaya kali ini menyajikan informasi terkait dengan Kegiatan Remidi-Pengayaan Kelas VI ; Memberikan deskripsi salah satu pelaksanaan pendidikan berkarakter melalui Kegiatan Remidi-Pengayaan Kelas VI yang merupakan bentuk implementasi dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di samping berita terkait media pembelajaran yang digunakan dan makalah-makalah pendidikan. Kegiatan Remidi-Pengayaan Kelas VI di SDN Simokerto 7 Surabaya menerima saran dan kritik dari seluruh warga sekolah ).

Salah satu dari rangkaian kegiatan kelas akhir adalah Kegiatan Remidi-Pengayaan. Kegiatan Remidi - Pengayaan. Kegiatan remidi-pengayaan dilaksanakan setiap hari Selasa sampai dengan Kamis mulai bulan Agustus 2011 sampai dengan bulan April 2012 dipandu oleh Agus Pristiwanto, S.Pd dan Justinus Agus Nugroho, S.Pd. Kegiatan remidi-pengayaan ini dimaksudkan untuk lebih mempersiapkan lagi materi-materi ulangan mulai kelas IV dan persiapan menghadapi Ujian Nasional, sehingga pada pelaksanaannya kegiatan remidi-pengayaan ini sering disebut dengan kegiatan Pemantapan Materi UN.


PROGRAM KEGIATAN
PENINGKATAN MUTU CALON LULUSAN

KELAS VI SDN SIMOKERTO VII/140

  

I.    PENDAHULUAN

Sekolah Dasar adalah institusi untuk menanamkan dasar-dasar pendidikan dan keilmuan bagi anak usia antara enam tahun hingga tiga belas tahun dengan harapan agar dapat menerima atau memahami materi pendidikan tingkat lanjutan dan seterusnya ke depan. Untuk itu, pokok kegiatan yang harus dilaksanakan harus memenuhi standar penanaman tingkat dasar, seperti penguasan minimal tingkatan membaca, menulis dan menghitung.
Lulusan sekolah dasar merupakan citra hasil pendidikan selama enam tahun minimal atau lebih yang telah dipersiapkan sedemikian rupa untuk menghadapi tantangan-tantangan pembelajaran berikutnya. Program-program kegiatan dalam rangka meningkatkan mutu calon lulusan hendaknya berlandaskan pada pokok tujuan pembentukan karakter, dengan alas an, jika seorang anak sedari dini telah diarahkan kea rah yang benar, insya’ Allah ke depan akan menjalani proses menuju kedewasaan jauh lebih mudah.
Pentingnya pembentukan karakter anak sedari dini telah dilandaskan sejak dulu melalui teori tabularasa, yaitu teori yang mengatakan bahwa anak usia dini ibarat kertas putih dan lingkungan sekitarnya adalah tulisan-tulisan yang menghiasi kertas putih tersebut. Tulisan awal pada kertas putih itulah yang kami sebut sebagai pendidikan dasar.

II.   TUJUAN PROGRAM KEGIATAN

Dari paparan di atas dapat disusun tujuan program kegiatan peningkatan mutu calon lulusan di SDN Simokerto VII/140 sebagai berikut :
  1. Sebagai ajang peningkatan prestasi calon lulusan.
  2. Sebagai tolak ukur prestasi SDN Simokerto VII/140.
  3. Meningkatkan rasa kebersamaan serta menjalin persatuan dan kesatuan antar siswa kelas VI di SDN Simokerto VII/140.
  4. Peningkatan kegiatan ekstrakurikuler dan intrakurikuler.
  5. Sebagai piranti dalam pengenalan, penanaman dan menumbuhkan rasa ingin maju.
  6. Meningkatkan prestasi SDN Simokerto VII/140 di tingkat kecamatan dan untuk menuju peningkatan prestasi pada tingkat kota Surabaya, dan seterusnya.
  7. Persiapan untuk menghadapi ujian akhir berstandar nasional yang merupakan tolak ukur kelayakan bagi calon lulusan sekolah dasar.

III.  PROGRAM KEGIATAN

A.  Kelas VI

No

Bentuk Kegiatan
Teknis
Waktu
Anggaran
Ket
1
Tambahan waktu pembelajaran materi UASBN/ pengayaan materi.
·   Guru Kelas VI
Setiap Senin – Kamis
Rp.9.000.000
Insentif
2
Pembinaan siswa berprestasi sesuai bidang studi.
·   Idem
Tiap hari Jum’at
Rp.  200.000
Foto copy soal
3
Penyusunan rangking atau peringkat siswa berprestasi.
·   Idem
Setiap hari
-
-
4
Pembinaan berkelanjutan
·   Idem
Tiap hari Sabtu
-
-
5
Kegiatan lomba siswa kelas VI dalam nilai try out
·   Idem
Setiap hari
-
-





B.  Pembinaan Rohani

No

Bentuk Kegiatan
Teknis
Waktu
Anggaran
Ket
1
Kegiatan istighotsah di masjid
·   Guru PAI
Jum’at
-
-
2
Kegiatan pendidikan al-Qur’an
·   Guru PAI
Kamis
-
-


IV. SUSUNAN PEMBINA DAN PENDAMPING KEGIATAN

No

Nama
Jabatan
Bidang Kegiatan
Keterangan
1

Yitno Sugito, S.Pd

Pembina
PKn
Kepala Sekolah
2

Justinus A. N, S.Pd

Koordinator
Matematika
Guru Kelas IVA
3

Agus Pristiwanto, S.Pd

Pendamping
B. Indonesia
Guru Kelas IVB
4

Khairun Nisa’, S.Pdi

Pendamping
Pendidikan Agama
Guru PAI


V.  PENUTUP

Di halaman depan sudah diuraikan dengan jelas tentang tujuan penyusunan program kegiatan peningkatan mutu pendidikan SDN Simokerto VII/140. kegiatan yang bersifat kurikuler, intra kurikuler dan ekstra kurikuler di SDN Simokerto VII/140 perlu mendapat perhatian guna peningkatan kualitas dan sumber daya manusia (SDM). Program ini dapat tercapai dengan baik jika ada kesungguhan dan kerja sama dari semua pihak, baik segi moril, material maupun segi finansial. Oleh karena itu, kami berharap jika kita ingin berhasil dalam melaksanakan kegiatan, maka kita harus konsisten dengan program yang kita susun.

Kegiatan-kegiatan Kelas Akhir SDN Simokerto 7 Surabaya

0 komentar
( Media komunikasi antar warga SDN Simokerto 7 Surabaya kali ini menyajikan informasi terkait dengan Kegiatan-kegiatan Kelas Akhir SDN Simokerto 7 Surabaya ; Memberikan deskripsi salah satu pelaksanaan pendidikan berkarakter melalui Kegiatan-kegiatan Kelas Akhir SDN Simokerto 7 Surabaya yang merupakan bentuk implementasi dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di samping berita terkait media pembelajaran yang digunakan dan makalah-makalah pendidikan. Kegiatan-kegiatan Kelas Akhir SDN Simokerto 7 Surabaya di SDN Simokerto 7 Surabaya menerima saran dan kritik dari seluruh warga sekolah ).

Alumnus adalah citra hasil pendidikan sebuah lembaga atau institusi sehingga menentukan berhasil atau tidaknya sebuah institusi melaksanakan programnya. Oleh karena itu, untuk mencetak alumnus yang bermutu sangat dibutuhkan intensifitas pendidikan khususnya menjelang akhir dari rangkaian pendidikan dan program pembelajaran, yaitu pada masa kelas akhir atau kelas VI di Sekolah Dasar.
SDN Simokerto 7 Surabaya telah melaksanakan berbagai macam kegiatan-kegiatan penunjang dan peningkatan mutu kelas VI sejak dahulu, dan pada tahun ajaran 2011/2012 ini beberapa kegiatan kelas akhir yang dilaksanakan antara lain :

  1. Kegiatan Istighotsah. Kegiatan ini dilaksanakan untuk lebih memantapkan batin siswa agar selalu tunduk kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan lebih memiliki ketenangan, khususnya pada saat-saat menjelang pelaksanaan rangkaian Ujian mulai bulan Pebruari sampai dengan Mei 2012. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Jum'at mulai bulan April 2012 di Masjid yang dipimpin langsung oleh Khairun Nisa', S.PdI.
  2. Kegiatan Remidi - Pengayaan. Kegiatan remidi-pengayaan dilaksanakan setiap hari Selasa sampai dengan Kamis mulai bulan Agustus 2011 sampai dengan bulan April 2012 dipandu oleh Agus Pristiwanto, S.Pd dan Justinus Agus Nugroho, S.Pd. Kegiatan remidi-pengayaan ini dimaksudkan untuk lebih mempersiapkan lagi materi-materi ulangan mulai kelas IV dan persiapan menghadapi Ujian Nasional, sehingga pada pelaksanaannya kegiatan remidi-pengayaan ini sering disebut dengan kegiatan Pemantapan Materi UN.
  3. Kegiatan Kecakapan Hidup. Kegiatan ini secara lebih khusus ditujukan untuk mempersiapkan skill dan keterampilan bagi siswa kelas VI yang terdiri dari 2 macam kegiatan yaitu peningkatan skill bahasa Inggris yang dipandu oleh Fajar Noviyanto, S.Pd dan peningkatan keterampilan IT yang dipandu oleh Putri Dimitra Novita.
  4. Kegiatan Try Out UN. Kegiatan ini dilaksanakan secara internal dan eksternal. Kegiatan Try Out UN internal yang dilaksanakan adalah Try Out Sekolah (5 tahap), Try Out Kecamatan (2 tahap) dan Try Out Kota (2 tahap) total pelaksanaan 9 tahap yang seluruhnya Gratis (karena dibiayai BOS). Sedangkan kegiatan Try Out UN eksternal yang dilaksanakan bekerja sama dengan lembaga lainnya.
  5. Kegiatan Ujian Akhir. Kegiatan ini meliputi serangkaian ujian teori dan praktek yang dilaksanakan mulai bulan Pebruari sampai dengan bulan Mei 2012, antara lain; Ulangan Umum Bersama (UTS I Semester I), Ujian Praktek Akhir, Ujian Sekolah Dasat Tahun 2012, dan Ujian Nasional. Nilai daripada beberapa ujian tersebut dikomulatifkan pada program DKN sebagai dasar dan pertimbangan kelulusan siswa.

Semoga semua kegiatan yang bertujuan baik dapat berjalan lancar sesuai dengan ridho Allah Swt. Amien...

Pembelajaran di Luar Kelas

0 komentar
( Media komunikasi antar warga SDN Simokerto 7 Surabaya kali ini menyajikan informasi terkait dengan Pembelajaran di Luar Kelas ; Memberikan deskripsi salah satu pelaksanaan pendidikan berkarakter melalui Pembelajaran di Luar Kelas yang merupakan bentuk implementasi dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di samping berita terkait media pembelajaran yang digunakan dan makalah-makalah pendidikan. Pembelajaran di Luar Kelas di SDN Simokerto 7 Surabaya menerima saran dan kritik dari seluruh warga sekolah ).




Mungkin bukan kali pertama beberapa guru SDN Simokerto 7 Surabaya melaksanakan program pembelajaran di luar kelas. Diantaranya melalui program Kegiatan Tengah Semester, Out Bond, PJOK, Kegiatan Pramuka dan masih banyak lagi. Tapi pembelajaran di luar kelas yang satu ini terjadi karena lamanya waktu pemadaman listrik tanpa sebab. Hal ini menyebabkan penerangan di ruang kelas yang terganggu dan sirkulasi udara yang tidak kondusif. Untuk itulah pembelajaran di luar kelas dilaksanakan, tepatnya di lapangan Stasiun Sidotopo.
Ternyata pembelajaran di luar kelas memiliki banyak manfaat, di antaranya ; (1) meminimalisir tingkat stress dan kejenuhan yang dialami oleh siswa, (2) kondisi udara yang segar dan terbuka, dan (3) menghemat listrik, karena dalam pembelajaran di luar kelas tidak membutuhkan lampu dan kipas angin. Untuk itu, selain karena alasan mendesak dan momen-momen tertentu, pembelajaran di luar kelas sebaiknya sesering mungkin dilaksanakan agar kegiatan belajar mengajar berjalan lebih efektif, efisien dan akseleratif.

Kegiatan Kepramukaan Semakin Disiagakan dan Digalangkan

1 komentar
( Media komunikasi antar warga SDN Simokerto 7 Surabaya kali ini menyajikan informasi terkait dengan Kegiatan Kepramukaan Semakin Disiagakan dan Digalangkan ; Memberikan deskripsi salah satu pelaksanaan pendidikan berkarakter melalui Kegiatan Kepramukaan Semakin Disiagakan dan Digalangkan yang merupakan bentuk implementasi dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di samping berita terkait media pembelajaran yang digunakan dan makalah-makalah pendidikan. Kegiatan Kepramukaan Semakin Disiagakan dan Digalangkan di SDN Simokerto 7 Surabaya menerima saran dan kritik dari seluruh warga sekolah ).


Kegiatan Pramuka adalah salah satu program Pengembangan Diri dan bukan bagian dari Ekstrakurikuler sehingga kegiatan ini hukumnya wajib dilaksanakan oleh setiap jenjang pendidikan, termasuk di SDN Simokerto 7 Surabaya. Kegiatan Pramuka dilaksanakan setiap hari Sabtu dengan program pembinaan siaga dan penggalang yang melibatkan seluruh siswa kelas III sampai dengan kelas VI.
Kegiatan yang dimotori oleh Latiful Aziz, S.PdI ini dilaksanakan di lapangan Stasiun Sidotopo dengan alasan minimnya sarana dan prasarana yang dimiliki oleh SDN Simokerto 7 Surabaya, terutama lapangan. Akan tetapi, kegiatan Pramuka ini tetap berjalan semarak dan tetap mengusung visi dan misi mulia, yakni memandirikan jiwa dan raga siswa.
Salam Pramuka.

Pelaksanaan Ujian Sekolah Kelas VI

1 komentar
( Media komunikasi antar warga SDN Simokerto 7 Surabaya kali ini menyajikan informasi terkait dengan Pelaksanaan Ujian Sekolah Kelas VI ; Memberikan deskripsi salah satu pelaksanaan pendidikan berkarakter melalui Pelaksanaan Ujian Sekolah Kelas VI yang merupakan bentuk implementasi dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di samping berita terkait media pembelajaran yang digunakan dan makalah-makalah pendidikan. Pelaksanaan Ujian Sekolah Kelas VI di SDN Simokerto 7 Surabaya menerima saran dan kritik dari seluruh warga sekolah ).

Satu tahap lagi seluruh rangkaian kegiatan ujian untuk siswa kelas VI akan berakhir, yaitu dengan dilaksanaan Ujian Sekolah Kelas VI yang dimulai pada tanggal 26 sampai dengan 29 Maret 2012. Hasil daripada pelaksanaan ujian ini akan dikolektifkan dengan Nilai Akhir Kelas VI yang menentukan lulus atau tidaknya siswa kelas VI. Oleh karena itu, pada tanggal 27 Maret 2012 dilaksanakan Sosialisasi Input Nilai Kelas VI pada aplikasi pengisian dan Daftar Kumpulan Nilai Kelas VI.
Aplikasi Pengisian Nilai Ujian Kelas VI adalah sebuah program khusus yang dirancang untuk mempermudah pengolahan hasil rekapan data nilai siswa kelas VI. Adapaun Daftar Kumpulan Nilai adalah akumulasi dari nilai siswa kelas VI mulai dari rapor pada semester 7 (pada saat duduk di kelas IV semester I) sampai dengan rapor pada semester 11 (pada saat duduk di kelas VI semester I), nilai pada Ujian Sekolah yang meliputi Ujian Teori dan Praktek, serta nilai pada Ujian Nasional.
Menjadi penting kami sampaikan bahwa penilaian akhir yang menentukan kelulusan siswa Sekolah Dasar adalah rangkaian penilaian dari pendidikan selama 3 tahun terakhir meliputi aspek akademis maupun non akademis. Untuk itu, para siswa seharusnya konsisten untuk mengikuti seluruh mata pelajaran pada tiap jenjang pendidikan agar tercapai apa yang dia inginkan.
Keep spirit! Admin.

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan

1 komentar
( Media komunikasi antar warga SDN Simokerto 7 Surabaya kali ini menyajikan informasi terkait dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ; Memberikan deskripsi salah satu pelaksanaan pendidikan berkarakter melalui Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang merupakan bentuk implementasi dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di samping berita terkait media pembelajaran yang digunakan dan makalah-makalah pendidikan. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan di SDN Simokerto 7 Surabaya menerima saran dan kritik dari seluruh warga sekolah ).


JUDUL : KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SDN SIMOKERTO VII/140 SURABAYA TAHUN AJARAN 2011/2012

 
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
Tahun Ajaran : 2011/2012



Disusun Oleh :
Tim Penyusun KTSP SDN Simokerto VII/140





SD NEGERI SIMOKERTO VII/140
KECAMATAN SIMOKERTO
SURABAYA



Kata Pengantar


Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala RahmatNya sehingga penyusunan Rencana Pengembangan Sekolah ini dapat terselesaikan.

Harapan kami semoga Rencana Pengembangan Sekolah ini dapat menjadi acuan bagi jalannya proses pendidikan di SDN SIMOKERTO VII/140 selama tahun pelajaran 2011-2012.

Penyusunan Kurikulum TIngkas Satuan Pendidikan (KTSP) adalah salah satu penjabaran Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menekankan bahwa sistem pendidikan nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global sehingga perlu dilakukan pembaharuan pendidikan secara terencana, terarah, dan berkesinambungan, yang kesemuanya itu tercakup dalam susunan kurikulum. Oleh karena itu dengan adanya pedoman yang jelas, maka perjalanan roda pendidikan akan lebih lancar, berdaya guna dan berhasil guna.

Kami mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak demi perbaikan dan penyempurnaan model KTSP ini. Sebab kami menyadari masih banyak kekurangan dalam proses penyusunannya.

Akhirnya kami mohon doa restu agar model KTSP ini dapat berjalan sesuai dengan rencana yang kita susun bersama.



BAB I
PENDAHULUAN

A.      RASIONAL
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggara kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Berdasarkan Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 36 ayat (2) ditegaskan bahwa kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diverifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik. Atas dasar pemikiran itu maka dikembangkanlah apa yang dinamakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan. Sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 19 Tahun 2005 bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah mengacu pada standar isi dan standar kompetensi lulusan serta berpedoman pada panduan dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SD Negeri Simokerto VII/140 dikembangkan sebagai perwujudan dari kurikulum pendidikan dasar. Kurikulum ini disusun oleh satu tim penyusun yang terdiri atas unsur sekolah dan komite sekolah di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan Kota Surabaya.
Pengembangan kurikulum ini didasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut:
1.       Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya;
2.       Beragam dan terpadu;
3.       Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni;
4.       Relevan dengan kebutuhan kehidupan;
5.       Menyeluruh dan berkesinambungan;
6.       Belajar sepanjang hayat; dan
7.       Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah.
Pada akhirnya kurikulum ini tetap hanya sebuah dokumen, yang akan menjadi kenyataan apabila terlaksana di lapangan dalam proses pembelajaran yang baik. Pembelajaran, baik di kelas maupun di luar kelas, hendaknya belangsung secara efektif yang mampu membangkitkan aktifitas dan kreatifitas anak. Dalam hal ini para pelaksana kurikulumlah yang akan menerangkan kurikulum ini dalam proses pembelajaran. Para pendidik hendaknya mampu menciptakan pembelanjaan yang menyenangkan, mengasyikkan bagi anak, sehingga betah di sekolah. Atas dasar kenyataan tersebut, maka pembelajaran di sekolah hendaknya bersifat mendidik, mencerdaskan, membangkitkan aktifitas dan kreatifitas anak, efektif, demokratis, menantang, menyenangkan, dan mengasyikkan. Dengan spirit seperti itulah kurikulum ini menjadi pedoman bagi penyelenggara pendidikan dan pengajaran di SDN Simokerto VII/140.

B.      VISI DAN MISI SEKOLAH
VISI SEKOLAH :
Mempersiapkan generasi bangsa yang beriman sempurna, berilmu luas dan beramal sejati demi mewujudkan masyarakat Indonesia yang madani.

MISI SEKOLAH
  1. Menyempurnakan tingkat keimanan siswa dengan melaksanakan kegiatan keagamaan, seperti pelaksanaan belajar mengajar pendidikan agama Islam dan Kristen, pelaksanaan kegiatan peringatan hari besar agama, melakukan praktek ibadah amaliyah, menyosialisasikan kegiatan taushiyah dan muhasabah pada diri sendiri, sesama dan lingkungan sekitar.
  2. Memperluas wawasan keilmuan siswa dengan melaksanakan kegiatan keilmuan, seperti pelaksanaan belajar mengajar semua bidang pembelajaran berdasarkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mutakhir dengan menggunakan berbagai metode dan memanfaatkan berbagai sumber belajar.
  3. Menyejatikan kualitas amal siswa dengan melaksanakan kegiatan pembiasaan, seperti pelaksanaan pembiasaan diri berbicara, berperilaku, berbusana yang sopan sesuai dengan tempat dan norma-norma yang berlaku dan pembiasaan pada kepedulian antar sesama serta lingkungan sekitar.


BAB II
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A.      KELOMPOK MATA PELAJARAN
Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 6 ayat (1) menyatakan bahwa kurikulum untuk jenis pendidikan umum, kejuruan, dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas:
1.       Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia.
2.       Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian.
3.       Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi.
4.       Kelompok mata pelajaran estetika.
5.       Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan.
Cakupan setiap kelomok mata pelajaran disajikan pada table 3.1
Table 3.1
Cakupan Kelompok Mata Pelajaran
No
Kelompok Mata Pelajaran
Cakupan
1
Agama dan Akhlak Mulia
Kelompok mata pelajaran dan akhlak mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama.
Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama, kewarganegaraan, kepribadian, ilmu pengetahuan dan teknologi, estetika, jasmani, olahraga, dan kesehatan.
2
Kewarganegaraan dan Kepribadian
Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak, kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia.
Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan, jiwa dan patriotisme bela negara, penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia, kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup, kesetaraan gender, demokrasi, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum, ketaatan membayar pajak, dan sikap serta perilaku anti korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama, akhlak mulia, kewarganegaraan, estetika dan pendidikan jasmani.
3
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SD/MI/SDLB dimaksudkan untuk mengenal, menyikapi, dan mengapresiasi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menanamkan kebiasaan berpikir dan ebrperilaku ilmiah yang kritis, kreatif dan mandiri.
Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa, matematika, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, ketrampilan/kejuruan, dan muatan local yang relevan.
4
Estetika
Kelompok mata pelajaran estetika dimaksud untuk meningkatkan sensitifitas, kemampuan mengapresiasikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni.
Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi, baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup, maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis.
Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa, seni dan budaya, keterampilan dan muatan local yang relevan.
5
Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan.
Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada SD/MI/SDLB dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta menanamkan sportivitas dan kesadaran hidup sehat.
Budaya hidup sehat termasuk kesadaran, sikap dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual maupun yang bersifat kolektif, kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku seks bebas, kecanduan narkoba, HIV/AIDS, demam berdarah, muntaber dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah.
Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan pendidikan jasmani, olahraga, pendidikan kesehatan, ilmu pengetahuan alam, dan muatan local yang relevan.

B.      STRUKTUR KURIKULUM
No
Komponen
Kelas/Alokasi Waktu
I
II
III
IV
V
VI
A.
MATA PELAJARAN
Tematik

Agama dan Akhlak Mulia






1.
Pendidikan Agama Islam
2
2
2
3
3
3
2.
Pendidikan Agama Kristen
2
2
2
3
3
3

Kewarganegaraan dan Kepribadian






3.
Pendidikan Kewarganegaraan
2
2
2
2
2
2
4.
Bahasa Indonesia
4
4
4
5
5
5
5.
Ilmu Pengetahuan Sosial
2
2
2
3
3
3

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi






6.
Ilmu Pengetahuan Alam
2
2
2
4
4
4
7.
Matematika
4
4
4
5
5
5

Estetika






8.
Seni dan Budaya
2
2
2
2
2
2
9.
Kerajinan Tangan dan Ketrampilan
2
2
2
2
2
2

Jasmani, Olahraga dan Kesehatan






10.
Pend. Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan
2
2
2
4
4
4
B.
MUATAN LOKAL






1.
Bahasa Jawa
2
2
2
2
2
2
2.
Bahasa Inggris
2
2
2
2
2
2
C.
PENGEMBANGAN DIRI






1.
Komputer
2
2
2
2
2
2
2.
Pramuka
2
2
2
2
2
2
3.
Ramah Lingkungan
2
2
2
2
2
2
Jumlah
32
32
32
40
40
40

Keterangan :
*) Ekuivalen 2 jam pelajaran
Ø  Kelas 1, 2, 3 menggunakan pendekatan tematik.
Ø  Kelas 4, 5, 6 menggunakan pendekatan mata pelajaran
Ø  1 jam pelajaran 35 menit.

C.      MUATAN KURIKULUM
1.       Mata Pelajaran
a.       Pendidikan Agama
1.       Pendidikan Agama Islam
Pendidikan agama Islam di SD bertujuan untuk:
Ø  Menumbuhkembangkan akidah melalui pemberian, pemupukan dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi muslim yang terus berkembang keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah Swt.
Ø  Mewujudkan manusia Indonesia yang taat beragama dan berakhlak mulia yaitu manusia yang berpengetahuan, rajin beribadah, cerdas, produktif, jujur, adil, etis, berdisiplin, bertoleransi (tasamuh), menjaga keharmonisan secara personal dan sosial serta mengembangkan budaya agama dalam komunitas sekolah.
2.       Pendidikan Agama Kristen
Pendidikan agama Kristen di SD bertujuan untuk:
Ø  Memperkenalkan Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus dan karya-karyaNya agar peserta didik tumbuh iman kepercayaan dan meneladani Allah Tritunggal dalam hidupnya.
Ø  Menanamkan pemahaman tentang Allah dan KaryaNya kepada peserta didik, sehingga mampu memahami dan menghayatinya.
Ø  Menghasilkan manusia Indoensia yang mampu menghayati secara bertanggungjawab serta berakhlak mulia di tengah masyarakat yang plural.
3.       Pendidikan Agama Katholik
Pendidikan agama Katholik di SD bertujuan untuk:
Ø  Membangun hidup yang semakin beriman.
Ø  Membangun hidup beriman kristiani berarti membangun kesetiaan pada Injil, Yesus Kristus, yang memiliki keprihatinan tunggal, yakni kerajaan Allah. Kerajaan Allah merupakan situasi dan peristiwa penyelamatan. Situasi dan perjuangan untuk perdamaian dan keadilan, kebahagiaan dan kesejahteraan, persaudaraan dan kesetiaan, kelestarian lingkungan hidup, yang dirindukan oleh setiap orang dari berbagai agama dan kepercayaan.
b.      Pendidikan Kewarganegaraan
Mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:
Ø  Berpikir secara kritis, dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan.
Ø  Berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab, dan tidak bertindak secara cerdas kegiatan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Ø  Berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya.
Ø  Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam peraturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
c.       Bahasa Indonesia
Mata pelajaran Bahasa Indonesia bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:
Ø  Berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun tulisan.
Ø  Menghargai dan menggunkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara.
Ø  Memahami bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual, serta kematangan emosional dan sosial.
Ø  Menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan, memperluas budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa.
d.      Matematika
Mata pelajaran Matematika bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:
Ø  Memahami konsep Matematika, menjelaskan keterkaitan antar konsep dan mengaplikasikan konsep atau logaritma, secara luwes, akurat, efisien, dan tepat, dalam pemecah masalah.
Ø  Menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika.
Ø  Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model, dan menafsirkan solusi yang diperoleh.
Ø  Mengkomunikasikan gagasan dengan symbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan suatu masalah.
Ø  Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet percaya diri dalam pemecahan masalah.
e.      Ilmu Pengetahuan Alam
Mata pelajaran IPA bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:
Ø  Memperoleh keyakinan terhadap kebenaran Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan keberadaan, keindahan, dan keteraturan alam ciptaanNya.
Ø  Mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ø  Mengembangkan rasa ingin tahu, sikap positif, dan kesadaran tentang adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA, lingkungan, teknologi dan masyarakat.
Ø  Mengembangkan keterampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah dan membuat keputusan.
Ø  Meningkatkan kesadaran untuk berperan serta dalam memelihara, menjaga, dan melestarikan lingkungan alam.
Ø  Meningkatkan kesadaran untuk berperan serta dalam memelihara, menjaga dan melestarikan lingkungan alam.
Ø  Meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan.
Ø  Memperoleh bekal pengetahuan, konsep dan ketrampilan IPA sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan ke SMP/MTs.
f.        Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata pelajaran IPS bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:
Ø  Mengenal konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungannya.
Ø  Memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis dan kritis, rasa ingin tahu, inkuiri, memecahkan masalah, dan ketrampilan dalam kehidupan sosial.
Ø  Memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan.
Ø  Memiliki kemampuan komunikasi, bekerja sama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk di tingka lokal, nasional dan global.
g.       SBK dan KTK
Mata pelajaran SBK dan KTK bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:
Ø  Memahami konsep dan pentingnya seni budaya dan ketrampilan.
Ø  Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budaya dan ketrampilan.
Ø  Menampilkan kreatifitas melalui seni budaya dan ketrampilan.
Ø  Menampilkan peran serta dalam seni budaya dan ketrampilan dalam tingkat lokal, nasional maupun global.
h.      Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Mata pelajaran PJOK bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:
Ø  Mengembangkan ketrampilan pengelolaan diri dalam upaya pengembangan dan pemeliharaan kebugaran jasmani serta pola hidup sehat melalui berbagai aktifitas jasmani dan olahraga yang terpilih.
Ø  Meningkatkan pertumbuhan fisik dan pengembangan psikis yang lebih baik.
Ø  Meningkatkan kemampuan gerak dasar.
Ø  Meletakkan landasan karakter moral yang kuat melalui internalisasi nilai-nilai yang terkandung di dalam pendidikan jasmani, olah raga dan kesehatan.
Ø  Mengembangkan ketrampilan untuk menjaga keselamatan diri sendiri, orang lain dan lingkungan.
Ø  Memahami konsep aktifitas jasmani dan olahraga di lingkungan yang bersih sebagai informasi untuk mencapai pertumbuhan fisik yang sempurna, pola hidup sehat yang sempurna, pola hidup sehat dan kebugaran, ketrampilan, serta memiliki sikap yang positif.

2.       Muatan Lokal
a.       Bahasa Jawa
Tujuan :
Ø  Mengembangkan kemampuan dan ketrampilan berkomunikasi siswa dengan menggunakan Bahasa Jawa.
Ø  Meningkatkan kepekaan dan penghayatan terhadap karya sastra Jawa.
Ø  Memupuk tanggung jawab untuk melestarikan hasil kreasi budaya Jawa sebagai salah satu unsur kebudayaan nasional.
Ø  Memahami bahasa Jawa dari segi bentuk, makna dan fungsi serta menggunakannya dengan tepat untuk bermacam-macam tujuan, keperluan, dan keadaan.
Ø  Memiliki ketrampilan mendengar, membaca, berbicara dan menulis dalam pola sederhana sesuai dengan tingkat usia.
b.      Bahasa Inggris
Tujuan :
Ø  Mengenalkan bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi internasional.
Ø  Membekali siswa untuk menghadapi tuntutan dalam rangka menyongsong era globalisasi.
Ø  Memiliki ketrampilan mendengar, membaca, berbicara dan menulis dalam pola sederhana sesuai tingkat usia.
Ø  Mampu merespon instruksi, informasi dan cerita sederhana dan mengungkapkan makna secara lisan dan tertulis.
3.       Kegiatan Pengembangan Diri
Meliputi beragam kegiatan ko-kurikuler, yaitu kegiatan pendukung utama intrakurikuler, yang terdiri atas:
a.       Komputer/Teknologi Informasi dan Komunikasi
Tujuan :
Ø  Memperkenalkan teknologi informasi komunikasi.
Ø  Membekali siswa dalam penerapan teknologi sebagai media belajar.
b.      Pramuka
Tujuan :
Ø  Membekali siswa ilmu dasar kemandirian dalam kegiatan kepanduan.
Ø  Membiasakan siswa selalu memiliki jiwa kepramukaan.
Ø  Membiasakan siswa selalu hidup disiplin.
c.       Ramah Lingkungan
Tujuan :
Ø  Sabtu ramah lingkungan.
Ø  Membekali siswa mengenal lingkungan sekitar.
Ø  Membiasakan siswa selalu peduli terhadap kebersihan di lingkungannya.
Ø  Membiasakan siswa selalu hidup bersih.

4.       Kegiatan Ekstrakurikuler
Meliputi beragam kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan minat dan bakat siswa, yang terdiri atas:

a.       Kesenian tari
Ø  Kesenian tari bagi kelas I, II dan III sebagai kompetensi dasar.
Ø  Kesenian tari bagi kelas IV, V dan VI sebagai kompetensi pilihan.
b.      Kesenian musik
Ø  Kesenian musik bagi kelas I, II dan III sebagai kompetensi dasar.
Ø  Kesenian musik bagi kelas IV, V dan VI sebagai kompetensi pilihan.
c.       Kesenian samrah
Ø  Kesenian samrah bagi kelas IV, V dan VI sebagai kompetensi pilihan.
d.      Kesenian paduan suara
Ø  Kesenian paduan suara bagi kelas IV, V dan VI sebagai kompetensi pilihan.
e.      Kegiatan drum band
Ø  Kegiatan drum band bagi kelas IV, V dan VI sebagai kompetensi pilihan.
f.        Kegiatan pencak silat
Ø  Kegiatan pencak silat bagi kelas IV, V dan VI sebagai kompetensi pilihan.
5.       Pengaturan Beban Belajar
Beban belajar yang digunakan adalah system paket sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum, yaitu:
Kelas
Satu Jam Pembelajaran Tatap Muka/Menit
Jumlah Jam Pembelajaran Per Minggu
Minggu Efektif 1 Semester
Waktu Pembelajaran/Jam      1 Semester
I
35
32
17 – 22
19040 – 24640
II
35
32
17 – 22
19040 – 24640
III
35
32
17 – 22
19040 – 24640
IV
40
40
17 – 22
27200 – 35200
V
40
40
17 – 22
27200 – 35200
VI
40
40
17 – 22
27200 – 35200

6.       Ketuntasan Belajar
No
Mata Pelajaran
S K B M
Angka
Huruf
A.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Mata Pelajaran
Pendidikan Agama Islam
Pendidikan Agama Kristen
Pendidikan Kewarganegaraan
Bahasa Indonesia
Matematika
Ilmu Pengetahuan Alam
Ilmu Pengetahuan Sosial
Seni dan Budaya
Kerajinan Tangan dan Ketrampilan
Pendidikan Jasmani, Olahraga, & Kesehatan

75
75
75
75
60
60
75
75
75
75

Tujuh Lima
Tujuh Lima
Tujuh Lima
Tujuh Lima
Enam Nol
Enam Nol
Tujuh Lima
Tujuh Lima
Tujuh Lima
Tujuh Lima
B.
1
2
Muatan Lokal
Bahasa Jawa
Bahasa Inggris

65
65

Enam Lima
Enam Lima
C.
1
2
3
Pengembangan Diri
Komputer
Pramuka
Ramah Lingkungan

B
B
B


Pelaksanaan tindak lanjut hasil ulangan, remedial, pengayaan dilaksanakan 2 kali (tuntas setiap pemantapan kompetensi dasar).

7.       Kenaikan Kelas dan Kelulusan
a.       Kenaikan Kelas
Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran.
Kriteria kenaikan kelas:
Ø  Mencapai criteria minimal nilai Ujian Kenaikan Kelas.
Ø  Mengikuti Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester.
Ø  Kehadiran > 75% dari semester I sampai dengan semester II.
Ø  Memiliki sikap perilaku dengan kriteria baik.
b.      Kelulusan
Kriteria kelulusan:
Ø  Mencapai kriteria minimal nilai Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN).
Ø  Mengikuti ujian seluruh mata pelajaran, baik tulis maupun praktek.
Ø  Kehadiran > 75% dari kelas I sampai dengan kelas VI.
Ø  Memiliki sikap perilaku dengan kriteria baik.

8.       Pendidikan Kecakapan Hidup
Pendidikan kecakapan hidup di SDN Simokerto VII/140 pada tahun ajaran 2011/2012 adalah keterampilan informasi teknologi atau komputer dengan penjabaran program-programnya tertera pada silabus sebagaimana terlampir.

9.       Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global
Pendidikan berbasis keunggulan local dan global SDN Simokerto VII/140 pada tahun ajaran 2011/2012 adalah pembudidayaan tanaman dalam bentuk bibit dengan program sebagai berikut :
Program pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global
Kelas
Materi
I
Ø  Memperkenalkan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat tempat pembibitan.
Ø  Memperkenalkan alat-alat yang digunakan untuk membuat tempat pembibitan.
II
Ø  Proses pembuatan tempat pembibitan, seperti pot plastik gantung dan datar.
III
Ø  Pemilihan tanah dasar dan serabut kelapa jika diperlukan.
Ø  Pemilihan tumbuhan yang akan dibibitkan.
IV
Ø  Memperkenalkan cara pembibitan tumbuhan melalui cangkok, kawin silang, steak dan lain sebagainya.
V
Ø  Melakukan pembibitan dengan cara cangkok dan steak.
Ø  Melakukan perawatan pada bibit yang telah dicangkok dan steak.
VI
Ø  Strategi peningkatan kualitas dan kuantitas pembibitan.